<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0">
<channel>
<title>Latest Articles by antok</title>
<link>http://bisnismarketing.com/</link>
<description>Articles at BISNIS MARKETING</description>
<language>en-us</language>
<item>
<title>LOWONGAN KERJA PASTI DITERIMA</title>
<link>http://bisnismarketing.com/jobs/lowongan-kerja-pasti-diterima.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/jobs/lowongan-kerja-pasti-diterima.html</guid>
<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 11:56:03 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p><strong>Lowongan kerja</strong> banyak di cari oleh berbagai lulusan perguruan tinggi maupun SMU. Lowongan untuk Sma juga banyak di tawarkan tetapu tahukah kita bahwa sebenarnya lowongan kerja terbaik sudah ada di depan mata kita hanya kita sering teralihkan perhatian kita oleh berbagai iklan di koran dan dunia online tentang pelunag kerja yang buanyak tetapi tidak berkualitas. Tentu saja dalam memilih lowongan kerja kita akan menentukan kriteria perusahaan yang akan kita masuki. Jangan memilih asal perusahaan karena itu menentukan karir seumur hidup kita, minimal menjadi track record buruk dalam kurikulum vitae kita apabila kita pernah kerja di perusahaan acakadut. Nah berikut berbagai tips dan trik untuk mendapat kan lowongan kerja di perusahaan ternama dan teruju kredibilitasnya, sekaligus lowongan kerja nya yang pasti diterima dengan menggunakan cara-cara berikut :</p>
<p><br />1. Pertama pilihlah perusahaan yang bonafide dalam mencari lowongan. Semua perusahaan selalu membutuhkan pekerja dan pasti ada lowongan, karena semakin besar sebuah perusahaan semakin besar pula jumlah karyawan, maka semakin besar pula pegawai yang bernasalah dan harus di ganti oleh pegawai baru. Nah Hal itu secara logis membuat perusahaan pasti membuka lowongan, tetapi jangan harap anda menemukan lowongan perusahaan besar di koran, karena menurut pengalaman saya lowongan bersifat internal dan nepotisme. So bagaimana mensiasatinya? Berikut trik nya. Pertama pilihlah perusahaan besar sesuai minat dan kemampuan anda atau sesuai background anda. Caranya carilah perusahaan yang terdaftar di bursa efek jakarta atau BES, lihat aja di situsnya. Nah Kalau anda sudah menentukan perusahaan pilihan anda maka lakukanlah tahap kedua yaitu riset. Ingat kita tidak harus mencari perusahaan yang sedang memsang lowongan karena setiap perusahaan pasti sedang membutuhkan pegawai. Jadi jangan terlalu pusing memaca berbagai lowongan di koran2. Pilihlah lebig dari satu perusahaan, minim 10 perusahaan karena semakin banyak kail kita lempar maka semakin besar peluang kita dapat ikan.</p>
<p><br />2. Riset merupakan hal penting dalam mengajukan lamaran . Seringkali kita mengajukan lamaran ke perusahaan hanya berbekal pengertahuan yang minim tentang perusahaan yang kana kita masuki. Karena itu kita harus tahu informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan tersebut.Jangan sampai kita melamar kerja tanpa tahu nama direktur perusaannya, kalau hal sepele semacam ini saja kita tidak tahu bagaimana kita bisa diterima? Melamar kerja berbeda dengan membeli lotere undian jadi riset mutlak diperlukan. Melaui situs Bursa efes Jakarta atau surabaya kita bisa meluhan company profile dan nama-nama orang yang menentukan kebijakan dalam perusahaan tersebut. termasuk kebijakan untuk menerima kita kerja atau menolak. Jadi bagaimana kita berkomunikasi dengan mereka kalau kita tidak tahu namanya, seperti menulis surat tanta tujuan kan? nah surat lamaran yang kita kirim pun harus mengarah pada orang2 tersebut, misalnya kepada direktur HRD bapak Semaun dsb. Hindari surat lamaran yang tak bernama misalnya kepada kepala HRD tanpa nama. Surat yang bernama tentu mempunyai urgensitas yang lebih dan satpam yang menerima pun akan menyampaikan surat tersebut ke meja beliau, bukan ketumpukan arsip. Jadi tips pertama adalah LAMARAN anda HARUS DIBACA oleh orang yang tepat.<br />Riset selanjutnya yang tak kalah penting adalah mengenal secara personal minimal satu orang yang bekerja di perusahaan yang kita tuju. Caranya bisa macam2, misalnya kita tongkrongin kantin perusahaannya sampai punya kenalan pegawai perusaan tersebut. Nah dengan mengenal "orang dalam" maka riset kita akan semakin komplit. Misalnya kita bisa nanya2 berapa gaji rata2 di perusahaan tersebut sehingga saat kita menuliskan gaji di lamaran maka kita tidak tersesat. Termasuk juga bagaimana job desk di perusahaan tersebut, alur barag dll. Termasuk juga karakter pimpinan yang akan kita lamar sehingga kita bisa menyelami pegawai seperti apa yang dia inginkan.</p>
<p><br />3.Mengajukan Lamaran apabila riset kita sudah komplit. Jangan ajukan lamaran apabila riset kita masih setengah-setengah karena hasilnya akan fatal. Dengan mengajukan lamaran ke bapak Semaun tadi (lihat tips diatas) maka pasti lamaran kita akan dibaca, karena itu buatlah lamaran seimpresif mungkin dan tunjukkan bahawa anda memang layak bekeraj di sana. tentu saja penulisan surat lamaran berdasarkan riset yang kita buat tadi. Misalnya apabila ternyata Pak Smeuan tadi suka dengan pegawaui yang tidak terlalu rewel maka kita bisa menuliskan bahwa kita lebih fokus ke kerja bukan ke kompensasi dll.</p>
<p><br />4. Wawancara, apabila anda di panggil wawancara maka mindset kita harus dirubah dari pelamar kerja menjadi orang yang pasti diterima. Karena logikanya kalau kita di panggil wawancara berarti hampir pasti kita di terima karena mereka membutuhkan kita. Di sinilah kita memainkan nego dan daya tawar kita. Presentasikan kemamouan anda dan jangan tergirng oleh pertanyaan2 mereka. Presentasi seperti menjual barang, juma bedanya anda menjual skill, tunjukkan apa saja yang bisa anda berikan ke perusahaan, tunjukkan mengapa anda berbaeda dengan pekerja lain dan tunjukkan bahwa perusahaan akan menyesal apabila menolak anda. Presentasikan kontribusi apa saja yang bisa anda berikan terhadap perusahaan termasuk loyalitas dll. Seringkali kita terjebak oleh pertanyaan2 pewawancara tanpa sempat presentasi, maka paksakan untuk presentasi, tidak perlu meminta ijin untuk presentasi berinisiatiflah karena wawancara adalah your show time....</p> ]]></description>
</item><item>
<title>CARA RESOLVE DNS CEPAT</title>
<link>http://bisnismarketing.com/tips/cara-resolve-dns-cepat.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/tips/cara-resolve-dns-cepat.html</guid>
<pubDate>Mon, 24 May 2010 03:32:46 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>Cara resolved DNS dengan cepat..bingung juga ngasih judulnya. Tapi ini berfungsi saat transfer domain..maksudnya saat pindah hosting, kan lama tuh nunggu DNS nya resolved. Pindah hosting emang yang pertama dilakukan adalah setting dns sesui hosting yang baru pada pengaturan billing domain. Setelah itu baru mindahin data ma databasenya sekalian. Nah kalo mindahin data dan database mungkin bisa langsung aja, tapi resolve DNS biasanya nunggu. Nah ada cara yang paling praktis.</p>
<p>Mungkin Anda tidak Sabar menunggu 1X12 Jam Agar ISP anda Resolve Domain baru Anda, Kami memiliki Tips agar ISP anda Resolve Dalam Hitungan Detik.<br /><br />Tips ini akan sangat bermanfaat sekali pada saat anda baru saja merubah DNS dan menunggu masa resolve.<br /><br />Dengan tips ini kita bisa mengakali sistem agar bisa langsung melakukan resolve ke hosting atau server tujuan.<br /><br />Nah berikut caranya, ketikkan di kotak run:<br /><br />&nbsp;&nbsp;&nbsp; notepad C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts<br /><br />Isikan entry ip dan domain/subdomain yang sedang ditunggu resolvenya misal seperti ini:<br /><br />202.67.10.11 domain.com<br />202.67.10.11 sub.domain.com<br /><br />Nah sekarang save.<br /><br />Jika yang anda lakukan dengan Benar Maka Akan Segera Resolve</p> ]]></description>
</item><item>
<title>CONTOH atau TIPS WAWANCARA KERJA</title>
<link>http://bisnismarketing.com/tips/contoh-dan-tips-wawancara-kerja_1.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/tips/contoh-dan-tips-wawancara-kerja_1.html</guid>
<pubDate>Sun, 23 May 2010 10:31:01 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>CONTOH DAN TIPS WAWANCARA KERJA : Wawancara kerja atau job interviews perlu persiapan. Berikut contoh-contoh dan tips wawancara kerja dan interviews. Diambil dari HRD berbagai sumber, forum dan pengalaman dari head hunter. MISALNYA ada cerita seorang kawan yang ditanya tentang studi kasus.</p>
<p>Ada suatu bencana alam, banjir dan gempa, trus ada dua orang wanita yang butuh anda antarkan segera ke rumah sakit. Seorang wanita adalah nenek-nenek yang luka parah, dan seorang lagi adalah cewek yang sudah lama anda taksir. Anda hanya mempunyai sepeda motor, siapakah yang anda antar duluan???</p>
<p>Poinnya dalam wawancara jangan terjebak untuk memilih jawaban, tetapi berpikirlah diluar kotak, kreatif dan diplomatis. Usahakan malah bisa presentasi sehingga penanya tidak sempat nanya karena tertarik dengan presentasi anda.</p>
<p>Jawabannya : Pinjamkan sepeda motor pada cewek itu untuk mengantarkan nenek ke rumah sakit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8 Pertanyaan jebakan sewaktu Interview<br /><br />Tips ini buat temen-temen yang mo nyari kerja terus mau masuk ke segmen wawancara, biasa nya perusahaan akan tahu bagaimana kita lewat wawancara&hellip;so wawancara adalah bagian penting dari melamar pekerjaan&hellip;nah ini merupakan pertanyaan jebakan perusahaan yang biasa di tanyakan ke kita untuk melihat kepribadian kita&hellip;check it out&hellip;.<br /><br />1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?<br />Ini peluang Anda untuk &ldquo;menjual&rdquo; diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.<br /><br />2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?<br />Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.<br /><br />3. Apa kelemahan utama Anda?<br />Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.<br /><br />4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?<br />Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.<br /><br />5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?<br />Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.<br /><br />6. Prestasi apa yang dibanggakan?<br />Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.<br /><br />7. Berapa gaji yang Anda harapkan?<br />Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.<br /><br />8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?<br />Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.<br /><br />Tips menjawab 18 pertanyaan tersulit wawancara pekerjaan<br /><br />Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.<br /><br />1. Beritahukan kami tentang diri Anda?<br /><br />Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.<br /><br />2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?<br /><br />Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti "Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini". Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.<br /><br />3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?<br /><br />Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan<br /><br />4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?<br /><br />Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.<br /><br />5. Mengapa kami harus merekrut Anda?<br /><br />Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.<br /><br />6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?<br /><br />Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.<br /><br />7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?<br /><br />Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.<br /><br />8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?<br /><br />Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.<br /><br />9. Berapa lama Anda akan bersama kami?<br /><br />Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.<br /><br />10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?<br /><br />Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.<br /><br />11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?<br /><br />Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.<br /><br />12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?<br /><br />Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.<br /><br />13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?<br /><br />Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.<br /><br />14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?<br /><br />Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.<br /><br />15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?<br /><br />Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.<br /><br />16. Berapa gaji yang Anda minta?<br /><br />Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.<br /><br />17. Apa target jangka panjang Anda?<br /><br />Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.<br /><br />18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?<br /><br />Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih.<br /><br />Pertanyaan Umum Seputar JOB INterview<br />1. Apakah tujuan dan sasaran jangka pendek serta jangka panjang anda, mengapa anda mau mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana anda mempersiapkan diri untuk mencapai hal itu?<br /><br />2. Apakah tujuan khusus anda, selain tujuan yang ada hubungannya dengan pekerjaan? Sudahkah anda mempersiapkan diri untuk 10 tahun mendatang?<br /><br />3. Bagaimana anda melihat diri anda dalam 5 tahun yang akan datang?<br /><br />4. Apa yang menjadi tujuan jangka panjang anda?<br /><br />5. Apa rencana anda untuk mencapai tujuan tersebut?<br /><br />6. Imbalan apa yang anda inginkan terutama dari usaha/pekerjaan anda?<br /><br />7. Apakah yang anda inginkan tersebut dapat diraih dalam waktu 5 tahun?<br /><br />8. Mana yang lebih penting bagi anda: uang atau imbalan lain dari pekerjaan tersebut?<br /><br />9. Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri?<br /><br />10. Mengapa saya harus mempekerjakan anda?<br /><br />11. Kualifikasi apa yang anda miliki yang membuat anda beranggapan bahwa anda akan berhasil dalam bekerja?<br /><br />12. Bagaimana anda mengevaluasi keberhasilan anda?<br /><br />13. Menurut anda, apa yang dapat dilakukan perusahaan agar berhasil ?<br /><br />14. Dengan cara bagaimana anda dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan?<br /><br />15. Kualitas-kualitas apa yang harus dimiliki oleh manajer agar ia dapat menjadi manajer yang baik?<br /><br />16. Apakah anda mempunyai rencana untuk melanjutkan studi?<br /><br />17. Apakah anda menganggap nilai yang anda peroleh merupakan indikasi yang baik dari prestasi akademik yang anda miliki?<br /><br />18. Pengalaman apa yang telah anda dapatkan dalam berbagai kegiatan extrakurikuler.<br /><br />19. Jenis lingkungan kerja seperti apa yang paling menyenangkan bagi anda?<br /><br />20. Bagaimana kalau anda bekerja dibawah tekanan?<br /><br />21. Jam kerja paruh waktu mana yang paling anda sukai? Mengapa?<br /><br />22. Setelah lulus dari perguruan tinggi, pekerjaan seperti apa yang ideal menurut anda?<br /><br />23. Mengapa anda memutuskan untuk mencari pekerjaan disuatu perusahaan?<br /><br />24. Apa yang anda ketahui mengenai kondisi kehidupan suatu perusahaan?<br /><br />25. Kriteria apa yang anda gunakan untuk menilai perusahaan yang menjadi sasaran anda?<br /><br />26. Apakah anda mempunyai pilihan kota atau negara tertentu untuk anda bekerja/ tinggal? Apa alasan anda?<br /><br />27. Bersediakah anda ditempatkan di kota lain? Apakah pemindahan itu akan mengganggu anda?<br /><br />28. Apakah anda bersedia menjalani masa pendidikan minimal 6 bulan?<br /><br />29. Mengapa anda berpikir bahwa anda akan menyukai kehidupan masyarakat dilingkungan sekitar perusahaan?<br /><br />30. Apakah permasalahan utama yang pernah anda hadapi dan bagaimana anda menanganinya?<br /><br />31. Apa yang anda pelajari dari kesalahan-kesalahan yang pernah anda lakukan?<br /><br />32. Bidang atau mata kuliah apa yang paling anda sukai? Mengapa?<br /><br />33. Bidang atau mata kuliah apa yang paling tidak anda sukai? Mengapa?<br /><br />34. Menurut anda, bagaimana pandangan teman atau guru mengenai diri anda?<br /><br />35. Jelaskan pengalaman anda yang paling menyenangkan selama di perguruan tinggi<br /><br />&nbsp;8 keterampilan paling dicari perusahaan<br />Apakah anda punya salah satunya ..?<br /><br />Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda 'jual' pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.<br /><br />Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.<br /><br />1.Keterampilan bahasa asing<br />Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.<br /><br /><br /><br /><br />2.Keterampilan teknis tentang mesin<br />Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.<br /><br /><br />3.Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia<br />Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.<br /><br /><br />4.Keterampilan di bidang pemrograman komputer<br />Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.<br /><br /><br />5.Keterampilan Mengajar<br />Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap 'dikejar' banyak perusahaan untuk memberikan 'short course' bagi pegawai mereka.<br /><br /><br />6.Keterampilan manajemen keuangan<br />Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.<br /><br />7.Keterampilan ilmu kimia dan matematika<br />Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.<br /><br />8.Keterampilan memecahkan masalah<br />Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.<br /><br />Sepuluh "Jangan" Dalam Wawancara<br />1. Jangan terlalu "pede" diterima sehingga kita meremehkan persyaratan, baik tertulis atau yang tidak tertulis. Lebih-lebih ada kesan bahwa kita minta dispesialkan karena punya orang dalam atau gara-gara membawa ketebelece. Sikap kita sangat mengundang datangnya hal-hal buruk.<br /><br /><br />2. Jangan juga terlalu pesimis sehingga kita sudah tidah lagi menunjukkan harapan dan gairah. Yang pede dan optimis saja belum tentu diterima, apalagi yang sudah pesimis. Secara naluri universal, tidak ada perusahaan yang tertarik untuk merekrut orang pesimis. Intinya, jadilah orang yang pede namun tetap menjaga kesopanan.<br /><br /><br />3. Jangan terlalu banyak bertanya. Lebih-lebih pertanyaan itu mengundang penafsiran yang berbeda. Misalnya kita bertanya, apakah keuangan perusahaan ini atau masa depan perusahaan ini sehat atau tidak. Bagi sebagian orang, ini bisa dianggap menyinggung. Kalau kita ingin tahu, carilah informasi dari mantan karyawan, laporan media, atau internet. Bisa juga dengan melakukan pengamatan.<br /><br /><br />4. Jangan juga tidak bertanya sama sekali sehingga interview itu berjalan tanpa kesan. Idealnya, sebelum interview, siapkan maksimal tiga sampai lima pertanyaan yang terkait dengan pekerjaan (bukan perusahaan).<br /><br /><br />5. Hindari mematok harapan yang tidak rasional, terutama yang terkait dengan gaji atau fasilitas. Ukur dulu kemampuan (bukan keinginan), lalu simpulkan berapa layaknya, kemudian sempurnakan dengan mencari perbandingan di luar. Kalau bisa, cari informasi tentang kebijakan yang berlaku di perusahaan itu. Terakhir, keluarkan angka interval, misalnya antara satu sampai tiga. Ini kalau kita diminta menyebutkan harapan yang kita miliki.<br /><br /><br />6. Hindari mengeluarkan pernyataan yang melemahkan atau menegatifkan posisi tawar, misalnya: saya tidak mau, saya tidak bisa, saya bisa tetapi.....dan lain-lain. Gunakan ungkapan yang memperkuat posisi tawar, yang menunjukkan bahwa kita memang sudah siap secara lahir dan batin<br /><br /><br />7. Hindari berpakaian atau mengenakan perhiasan dan aksesoris yang berlebihan atau tidak sesuai dengan ukuran umum untuk posisi yang ingin kita masuki. Banyak perusahaan yang tidak suka merekrut orang yang gaya hidupnya terlalu tinggi untuk posisi yang dilamarnya atau juga terlalu rendah (tidak sesuai). Artinya, sesuaikan dengan posisi yang ingin kita masuki dan juga dengan kultur perusahaan. Kuncinya adalah moderasi dan sederhana.<br /><br /><br />8. Hindari menceritakan masalah pribadi, apalagi terkesan ingin menjual masalah pribadi untuk mendapatkan simpati dan belas kasihan. Kalau ditanya, jawablah secukupnya saja. Ingat, ada perbedaan antara hukum kehidupan yang berlaku dalam perusahaan dan dalam keluarga. Dalam perusahaan, naluri manusia lebih cenderung berpihak pada orang kuat (tidak cengeng). Tetapi, dalam keluarga, naluri manusia akan lebih cenderung berpihak pada yang lebih lemah.<br /><br /><br />9. Hindari menceritakan kejelekan perusahaan, atasan, atau lingkungan kerja yang lama. Supaya tidak terpeleset atau terpancing, siapkan jawaban atau penjelasan yang netral jauh-jauh hari. Apa yang kira-kira akan kita katakan kalau interviewer menanyakan kenapa kita keluar dari perusahaan yang dulu? Temukan jawaban yang tidak mengundang tanda tanya. Tentu saja kita perlu menghindari jawaban yang manipulatif. Misalnya kita mengatakan perusahaan itu sudah bangkrut atau pemilikinya meninggal dunia padahal masih beroperasi. Intinya, kreatiflah dalam menciptakan penjelasan, namun janganlah manipulatif.<br /><br /><br />10. Hindari menunjukkan kekurang-dewasaan dalam ucapan, sikap dan tindakan. Misalnya saja ketawa (Jawa: cengengesan) tidak pada tempatnya ketika ditanya atau bertanya tentang hal-hal kecil yang mestinya tidak perlu ditanyakan.</p> ]]></description>
</item><item>
<title>ERRORS IN THINKING POSITIVE</title>
<link>http://bisnismarketing.com/news/errors-in-thinking-positive.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/news/errors-in-thinking-positive.html</guid>
<pubDate>Sat, 22 May 2010 05:30:30 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>What is positive thinking? Why do we need to think positively? It stimulates positive thinking perumbuhan genes. Well this is new. The more valid proof that positive thinking will make us more healthy and grow hidden talents. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />How so, research has proved (super-valid research) that genes in the human body can be maximized if we think positively. In Japan dudah proven that people who are sick will recover quickly if thought to be healed. Apparently not lagis and we often hear that, but whether we believe it and practice it? I dont think so .. doubt it makes me wonder .. Though there is already evidence of why not in practice a strange man ya .. this .. Come on let's say we have to think positive ... but no avail .. kok ga? <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Positive Thinking for yourself can awaken the hidden talents. Research has shown that when we are urged to fight then the ability to defend ourselves will come up ... How come? yes that evidence ... When we threatened to paint under gunpoint then I am sure we will paint beautiful paintings of Da province. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Bullshit So if people say there are not talented man LAZY .., .. or not meyengaja because the mood to practice. Researchers and scientists have proved to still ngeles validannya kok ..? <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Banya people say that he was always thinking positive. Though he did not think positively and hence sakit2tan always fail in life. How come? Let's examine what a mistake this time of positive thinking. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />ERRORS IN THINKING POSITIVE <br /> <br />Positive thinking does not equal a positive positif.Berprasangka prejudiced is just a small part of positive thinking. People often prejudiced and he claims to have positive positive thinking ... Let's see the difference in this example: <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />For example we fail the test: <br /> <br />Positive prejudice: - It may not happen to me again in a top performance <br /> <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Maybe Not my fate <br /> <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;- Maybe I'm learning less <br /> <br />Think positively: - I have failed in the exams (the facts), so now I have to study again <br /> <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;- I will work and train other skills <br /> <br />Always in a positive Beprasangka kemungkinan2 not based on facts, whereas positive thinking positive Lessons from the facts. <br /> <br />Positive Thinking is a struggle, if we can defeat ourselves then it is easy to conquer the world</p> ]]></description>
</item><item>
<title>ONLINE MARKETING BUSINESS</title>
<link>http://bisnismarketing.com/marketing/online-marketing-business.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/marketing/online-marketing-business.html</guid>
<pubDate>Sat, 22 May 2010 05:28:34 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>Business marketing online marketing is basically the same as the conventional way. Previously, we'll try to analyze some factors that make marketing a product that can be said successful. <br /> <br />The first factor is marketing a competitive price <br /> <br />As we all know the price is very influential with our sales levels. Prices that are too high will make customers flee. To anticipate the price we may have a mirror to kesuksesa Wallmart, a franchise of the world's largest supermarket. Why Wallmart be successful? The answer is because CHEAPER. Fear of people put a price below the market is because fear does not profit. Whereas with cheap price then the demand will increase automatically. With the increasing quantities of automatic increase profits. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Marketing The second factor is the brand, or brand. Famous brand in search of people though not unreasonable price. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />The next factor is Service. Automated service to increase customer loyalty, improve their brand. Repeater will be many more customers and increased sales <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />The latter factor and the most important is product quality. Product quality is always in search of people <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />The fourth factor is ideal faktor2 marketing. Stay tuned which button is raised and which button is lowered to maximize profit. <br /> <br />Now online marketing business has many advantages, especially in the low cost of rent or rent costs. Comparing it with conventional ads, how much it costs to rent the most expensive newspaper. In the online world many are free even for paying too have been very special. Ads which we spread in the online world in reading by Millions of people. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Then How to do business online marketing. Create entrepreneurs use the services webmaster or acquaintances who are involved in the online world. If the money you have to learn to fight alone but is strongly discouraged because luama time consuming and must be painstaking. Webmasters or internet marketers lebioh well be your choice. Perhaps only with a budget of 1 million you can get the best marketing facilities. Its core marketing online is very cheap. <br /> <br />Marketing online is a business solution for entrepreneurs, with a small budget can make a Facebook account and hundreds of online social media that will be registered by your webmaster. Create web postings, the web is now as expensive as first murahtidak even more blogs for free. Expensive is owned by web master skills that <br /> <br />Mangkanya choice with online marketing business run itself, automatically must learn, or by hiring a web master. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Your ad will be scattered and in reading one billion people, what might be possible ... if you are registered to various sites that automatically access a lot of people around the world. If you are interested in renting an internet marketer, please contact aja antokrahmat@yahoo.com. Hopefully we do not have fitted aja project so we can schedule a meeting ... <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Perform an online marketing business, see and compare the results with conventional marketing business.</p> ]]></description>
</item><item>
<title>HOW THE EFFECTIVE MARKETING</title>
<link>http://bisnismarketing.com/marketing/how-the-effective-marketing.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/marketing/how-the-effective-marketing.html</guid>
<pubDate>Sat, 22 May 2010 05:25:19 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>If there are now confused how an effective way of marketing, obviously never tried aliases are often involved in marketing seminars or often asked his pants but never practice ... Well it's easy because emang conclusion that already the practice certainly not going to ask-question asked about effective marketing, can even make their own formulation of marketing at jalankannnya. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />Kalu has been engaged in marketing but sales still down, well that's the search for where the source of the problem. Actually there is no standard formula marketing, so do not rush to change the way your marketing, but your marketing efficiency. <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />What's that mean? If you already run the marketing for a month, whether it's spread uklan brochure or on the radio, then your marketing EFFECTIVENESS emergency depending on how detailed the data from your marketing activities that ... <br /> <br />&nbsp; <br /> <br />OKE marketing activity that there must be routine, so a month bener2 not routine? If many bolongnya uadah month .... ya whatever marketing techniques you will not run successfully. <br /> <br />Then a month later after a routine every day spread kok new brochure you evaluate, for example uda not the right target, at the scatterplot jangan2 brochure on the river ..:) <br /> <br />Essentially Now Do not rush your Marketing techniques change, but Correct and CONTROL your Marketing. Do not be too quick to conclude that the marketing techniques you are wrong ... This often happens because human beings have the nature of bored easily, so easily tempted to do a new marketing technique, when you run a marketing technique was really only maybe less EFFECTIVE earlier, so ... CORRECTION and CONTROL is the most potent marketing theme</p> ]]></description>
</item><item>
<title>CARA MARKETING YANG EFEKTIF</title>
<link>http://bisnismarketing.com/bisnis-marketing/cara-marketing-yang-efektif.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/bisnis-marketing/cara-marketing-yang-efektif.html</guid>
<pubDate>Thu, 20 May 2010 20:13:49 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>Kalau ada rang bingung gimana cara marketing yang efektif , pasti karena belum pernah mencoba alias sering ikut seminar marketing atau sering nanya-nanya tapi belum pernah praktek... Yah itu emang kesimpulan yang gampang soalnya yang udah praktek pasti gak bakal nanya-nanya lagi soal marketing efektif, bahkan bisa bikin rumusan sendiri dari marketing yang di jalankannnya .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kalu sudah menjalankan marketing tapi penjualan tetap turun, nah itu baru di cari sumber permasalahannya di mana. Sebenarnya marketing tidak ada rumus baku, jadi jangan terburu-buru merubah cara marketing anda, tetapi MENGEFISIENKAN marketing anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa itu maksudnya? Kalau anda sudah menjalankan marketing selama 1 bulan, entah itu menyebar brosur atau uklan di radio, maka KEEFEKTIFAN marketing anda tergantung daru seberapa detail data dari kegiatan marketing anda itu...</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>OKE Kegiatan marketing itu pasti ada rutinitas, jadi sebulan bener2 rutin gak? Kalo sebulan uadah banyak bolongnya.... ya teknik marketing apapun yang anda jalankan gak bakal berhasil.</p>
<p>Trus selanjutnya Setelah rutin sebulan tiap hari nyebar brosur kok baru anda mengevaluasi, misalnya uda tepat sasaran belum, jangan2 brosurnya di sebar di sungai..:)</p>
<p>Nah Intinya Jangan terburu-buru merubah tehnik marketing anda, tetapi KOREKSILAH dan KONTROL marketing anda. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa tehnik marketing anda salah... Ini sering terjadi karena manusia punya sifat GAMPANG bosan, sehingga gampang tergoda melakukan tehnik marketing yang baru, padahal tehnik marketing yang anda jalankan sudah benar hanya mungkin kurang EFEKTIF tadi, so...KOREKSI dan KONTROL adalah tema marketing yang paling jitu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p> ]]></description>
</item><item>
<title>KURS MATA UANG  WIDGET PASANG DI BLOGGER  WORDPRESS WEB</title>
<link>http://bisnismarketing.com/bisnis-marketing-online/kurs-mata-uang-widget-pasang-di-blogger-wordpress-web.html</link>
<guid>http://bisnismarketing.com/bisnis-marketing-online/kurs-mata-uang-widget-pasang-di-blogger-wordpress-web.html</guid>
<pubDate>Thu, 20 May 2010 15:20:02 +0700</pubDate>
<description><![CDATA[ <p>Kurs mata uang atau kode script mata uang yang selalu update ini bisa di pasang di sidebar untuk blogger, atau wordpress, atau blog domain sendiri berbasis wordpress dan juga semua web yang menggunakan css atau untuk toko online dan berbagai CMS web. Kurs mata uang ini bisa di pasang di berbagai platform karena menngunakan iframe, so jangan khawatir, pasti muncul.</p>
<p><br />KURS MATA UANG ini selalu update karena menggunakan database BCA, kalo gak percaya silahkan di cek tiap hari akan selalu sama dengan Kurs mata uamh di BCA.</p>
<p><br />Kurs mata uang ini merupakan widget yang paling mudah implementasinya, tinggal kopi paste aja kodenya. Sangat berguna bagi pengunjung web atau blog anda karena mereka bisa selalu memantau perkembangan kurs mata uang. Apalagi bila mengikuti bisnis forex, gak perlu bolak-balik cek di BCA kan.</p>
<p><br />WIDGET kurs mata uang BCA ini ada dua pilihan warna buat yang feminim atau maskulin. erikut contoh tampilannya dan sekaligus kodenya. Silahkan kopi dan pastekan kodenya di blog atau web kamu. Bisa Untuk semua platform, termasuk toko online juga bisa. &nbsp; &nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Silahkan Kopi Paste Kode DI Bawah Ini UNTUK KURS BCA BIRU</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&lt;iframe border="0" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" height="250" src="http://bisnismarketing.com/kurs_bca.php" scrolling="no" width="180"&gt;&lt;/iframe&gt;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>HASIL TAMPILAN BCA BIRU</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="/uploads/images/u_4/bcablue_1.jpg" border="0" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>nah selamat menikmati</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p> ]]></description>
</item>
</channel>
</rss>
